KKG Guru PJOK Awangpone Gelar Workshop, Dorong Pembelajaran PJOK Lebih Kreatif dan Berpusat pada Murid 

oleh -51 x dibaca

AWANGPONE, TRIBUNBONEONLINE.COM– Kelompok Kerja Guru (KKG) Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) Kecamatan Awangpone, Kabupaten Bone, menggelar workshop bertajuk “Strategi dan Modifikasi Pembelajaran PJOK Berpusat pada Murid”, Sabtu (12/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kompetensi profesional guru PJOK sekaligus mengembangkan pembelajaran mendalam (deep learning) melalui model pembelajaran berbasis permainan. Workshop diikuti para guru PJOK Sekolah Dasar se-Kecamatan Awangpone dengan mengusung semangat “Gerak Aktif, Sehat, Prestasi Hebat!”

Melalui kegiatan ini, peserta diajak memahami konsep pembelajaran PJOK yang berpusat pada murid (student-centered), menguasai penerapan pembelajaran mendalam dan model pembelajaran berbasis permainan, serta mampu memodifikasi berbagai permainan olahraga sesuai tingkat perkembangan dan usia murid.

BACA JUGA:  Pengurus Cabang PGRI Ponre Kerja Bakti di Lingkungan Sekretariat

Ketua KKG Guru PJOK Kecamatan Awangpone, Saraji, S.Pd.Gr, mengapresiasi terselenggaranya workshop tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi wadah strategis bagi para guru untuk terus mengasah kemampuan dan menghadirkan pembelajaran PJOK yang inovatif, menyenangkan, serta sesuai dengan karakteristik murid.

“Melalui workshop ini, kami ingin menghadirkan guru PJOK yang tidak hanya mengajar gerak, tetapi juga mendidik karakter melalui permainan yang bermakna. Anak-anak kita harus tumbuh aktif, sehat, dan berprestasi, dan itu dimulai dari cara kita merancang pembelajaran,” ujar Saraji.

Sekretaris KKG Guru PJOK Kecamatan Awangpone, Fadli Salam, S.Pd.Gr, menambahkan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen bersama untuk membangun pembelajaran PJOK yang semakin adaptif terhadap kebutuhan murid.

BACA JUGA:  Perpustakaan Mattirodeceng Desa Watu Raih Sertifikat Nasional sebagai Mitra Jempolan Tahun 2026

“Kami berharap seluruh guru yang hadir dapat membawa pulang strategi dan modifikasi permainan yang aplikatif, sehingga dapat langsung diterapkan di sekolah masing-masing. Kolaborasi seperti inilah yang akan membawa pembelajaran PJOK di Awangpone semakin berkualitas,” tutur Fadli Salam.

Salah seorang peserta workshop, Andi Ramlan, S.Pd.Gr, juga memberikan tanggapan positif. Ia menilai materi yang diberikan sangat relevan dengan kebutuhan guru PJOK dalam melaksanakan pembelajaran di sekolah dasar.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami para guru PJOK di lapangan. Banyak insight baru terkait modifikasi permainan yang bisa disesuaikan dengan karakteristik dan usia murid. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut secara berkala demi peningkatan kualitas pembelajaran PJOK di Kecamatan Awangpone,” ungkap Andi Ramlan.

BACA JUGA:  UPT SDN 207 Apala Raih Penghargaan Sekolah Adiwiyata Tingkat Kabupaten Bone

KKG Guru PJOK Kecamatan Awangpone berharap workshop tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan peningkatan kompetensi semata, tetapi dapat diimplementasikan langsung di sekolah masing-masing. Dengan demikian, pembelajaran PJOK diharapkan semakin aktif, kreatif, menyenangkan, dan mampu memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi murid.

Semangat “Gerak Aktif, Sehat, Prestasi Hebat!” pun diharapkan menjadi motivasi bersama bagi guru PJOK untuk terus berinovasi dalam menciptakan pembelajaran yang berpusat pada siswa serta mendukung lahirnya generasi yang sehat, aktif, berkarakter, dan berprestasi. (*Red/Tamzil )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.