AJANGALE, TRIBUNBONEONLINE.COM – Mushalla di lingkungan UPT SMPN 4 Ajangale Kecamatan Ajangale Kabupaten Bone dilaporkan mengalami kerusakan berat sehingga tidak lagi aman digunakan untuk kegiatan ibadah. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran bagi pelajar dan guru untuk beraktivitas di dalamnya, terutama saat pelaksanaan salat berjamaah.
Akibat kerusakan tersebut, pihak sekolah mengambil langkah cepat dengan mengalihkan pelaksanaan salat Dhuha dan salat Dhuhur berjamaah ke masjid yang berada tidak jauh dari lingkungan sekolah. Kebijakan ini diharapkan tetap menjaga kelancaran kegiatan keagamaan pelajar tanpa mengabaikan faktor keselamatan.
Kepala UPT SMPN 4 Ajangale, Agussalim, S.Pd., M.Pd., mengatakan bahwa kondisi mushalla saat ini memang sudah tidak layak digunakan. “Kerusakan yang terjadi cukup parah, sehingga kami tidak ingin mengambil risiko terhadap keselamatan pelajar maupun guru. Oleh karena itu, untuk sementara waktu kegiatan ibadah kami alihkan ke masjid terdekat,” ujarnya, Selasa (31/03/26).
Ia juga menambahkan bahwa pihak sekolah telah berupaya melaporkan kondisi tersebut kepada instansi terkait agar segera mendapatkan perhatian dan penanganan. “Kami berharap ada bantuan perbaikan secepatnya, sehingga mushalla dapat kembali difungsikan sebagai sarana ibadah bagi seluruh warga sekolah,” tambahnya.
Meskipun harus berpindah lokasi, kegiatan ibadah tetap berjalan dengan tertib dan penuh khidmat. Para pelajar juga menunjukkan antusiasme untuk tetap melaksanakan salat berjamaah meskipun harus berjalan menuju masjid di sekitar sekolah.
Pihak sekolah berharap adanya dukungan dari berbagai pihak agar renovasi mushalla dapat segera terealisasi, sehingga aktivitas keagamaan di lingkungan sekolah dapat kembali dilaksanakan secara optimal dan aman. (Tamzil)







