Kemah Ngaji Literasi: MIN 8 Bone Tumbuhkan Cinta Al-Qur’an

oleh -156 x dibaca

WATAMPONE, TRIBUNBONEONLINE.COM–MIN 8 Bone mengirimkan lima murid untuk mengikuti Kegiatan Kemah Ngaji Literasi yang diselenggarakan oleh Pondok Pesantren Modern Al Junaidiyah Biru di Kampus II Passippo, Kecamatan Palakka, Kabupaten Bone. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, mulai 12 hingga 15 Januari 2026.

Kemah Ngaji Literasi ini dilaksanakan dalam rangka peringatan Milad ke-56 Pondok Pesantren Modern Al Junaidiyah Biru dengan mengusung tema “Dari Pesantren untuk Semesta Cinta” dan diikuti oleh beberapa madrasah tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kabupaten Bone. Selasa , (13/01/26).

Selama kegiatan berlangsung, para peserta mengikuti program bermalam di lokasi kemah serta mendapatkan berbagai materi literasi Al-Qur’an, di antaranya Metode Tasbih dan Metode Mumtaz, yang bertujuan meningkatkan kemampuan membaca, memahami, serta menghafal Al-Qur’an secara lebih terarah dan menyenangkan.

BACA JUGA:  SMP Negeri 1 Watampone Raih Predikat Sekolah Ramah Anak Tingkat Nasional setelah Proses Audit Selama 9 Bulan

Selain kegiatan materi, kemah ini juga dimeriahkan dengan berbagai perlombaan edukatif dan kreatif, seperti lomba pionering kreatif, cosplay pahlawan, lagu solo islami, dan puisi berantai. Kegiatan tersebut menjadi ajang pengembangan kreativitas, keberanian tampil, kerja sama, serta penguatan karakter murid.

Adapun murid MIN 8 Bone yang mengikuti kegiatan ini adalah Syabil Rajab Irwansyah, Muh. Rif’at Syauqi, Andi Fakhri Akli Ramadhan, Ahmad Altaf Pratama, dan Muh. Adit Abrisam Al Aim. Kelima murid didampingi oleh dua guru pendamping, yakni Andi Hamrianto dan Muh. Hasgil, selama kegiatan berlangsung.

BACA JUGA:  Bikin Bangga! Murid MIN 8 Torehkan Prestasi di Kejuaraan Renang Antar Pelajar

Kepala MIN 8 Bone, Hj. Harnidah, menyampaikan apresiasi atas keikutsertaan murid k dalam kegiatan tersebut. Ia berharap melalui Kemah Ngaji Literasi ini, murid dapat semakin menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, memperluas wawasan literasi, serta membentuk karakter religius dan percaya diri yang bermanfaat bagi kehidupan di lingkungan madrasah dan masyarakat. (Tamzil/A. Anto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.