Tim Lontara Verse PKM-RSH UNIM Bone Lolos Pendanaan Nasional 2025: Disleksia Aksara Lontara Angkat Marwah Literasi Budaya Bugis

oleh -472 x dibaca

BONE, TRIBUNBONEONLINE.COM–Tim mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bone kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dalam ajang Program Kreativitas Mahasiswa – Riset Sosial Humaniora (PKM-RSH) Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. Tim yang diketuai oleh Rasmiati, mahasiswi Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, berhasil meraih pendanaan nasional melalui riset berjudul “Disleksia Aksara Lontara: Rekonstruksi Analytical Reading Ability dalam Framework Dialek Kuno Epos La Galigo.”

Riset ini berangkat dari kepedulian terhadap lunturnya pemahaman dan penggunaan Aksara Lontara, aksara khas masyarakat Bugis yang sarat nilai historis dan budaya. Dengan mengangkat teks-teks dari epos La Galigo, tim ini berupaya mengkaji hambatan literasi generasi muda dalam memahami teks berbahasa lokal, khususnya dalam konteks kemampuan membaca analitis. Inisiatif ini tidak hanya berkontribusi terhadap penguatan literasi lokal, tetapi juga menjadi bentuk nyata pelestarian warisan budaya Bugis yang kian tergerus modernisasi.

BACA JUGA:  UPT SMKN 1 Bone Berbagi Berkah Ramadan, Pererat Silaturahmi

Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, terutama Tim Epicentrum UNIM Bone yang secara konsisten mendampingi dan mengarahkan tim hingga berhasil lolos pendanaan nasional. “Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Tim Epicentrum yang telah menjadi penggerak utama semangat kami. Tanpa mereka, langkah ini tak akan sejauh ini,” ujar Rasmiati mewakili timnya (7/7/2025).

Tak hanya menjadi kebanggaan individu dan tim, keberhasilan ini juga ikut mendongkrak capaian institusional UNIM Bone secara nasional. Di tengah persaingan ketat dan seleksi yang makin kompetitif, Universitas Muhammadiyah Bone berhasil menembus Top 10 Nasional PKM Tahun 2025, menjadi representasi kampus daerah yang mampu berbicara di panggung nasional. Secara lebih rinci, UNIM Bone meraih:

BACA JUGA:  Diperingatan HJB, UPT SMPN 3 Mare Kompak Berbusana Adat

Peringkat 1 Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia,

Peringkat 1 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) se-Indonesia,

Peringkat 2 PTN/PTS se-Indonesia Timur,

serta Peringkat 1 PTS se-LLDikti Wilayah IX.

Pencapaian ini menunjukkan bahwa UNIM Bone tidak hanya unggul dalam kuantitas proposal yang lolos, tetapi juga kuat dalam kualitas gagasan, relevansi isu yang diangkat, dan kedalaman analisis riset yang dikembangkan oleh mahasiswanya. Sebagai kampus yang berakar kuat di Bumi Arung Palakka, UNIM Bone membuktikan bahwa keberpihakan terhadap budaya lokal mampu menjadi kekuatan utama dalam meraih pengakuan nasional.

BACA JUGA:  Kepala SMA/SMK di Bone Kompak Dukung Gerakan Pertanian Masuk Sekolah

Dengan pendanaan yang diperoleh, tim PKM-RSH UNIM Bone siap melanjutkan riset lapangan dan pengembangan hasil kajian, yang diharapkan dapat memperkuat literasi budaya di kalangan generasi muda serta menjadi warisan ilmiah yang berharga bagi pengembangan pendidikan dan kebudayaan Bugis di masa depan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.