Empat Mahasiswa IAIN Bone Jalani KKN Nusantara di Kalibawang

oleh -366 x dibaca

BONE, TRIBUNBONEONLINE.COM–Empat mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone bersiap menapaki pengalaman pengabdian di kancah nasional melalui program KKN Nusantara 2025 yang diikuti oleh Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia. Mereka akan ditempatkan di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, tepatnya di Kecamatan Kalibawang pada dua kelurahan: Banjarasri dan Banjaroyo.

Pelepasan peserta dilaksanakan secara resmi oleh Rektor IAIN Bone, Prof. Dr. H. Syahabuddin, M.Ag., di Ruang Rapat Pimpinan pada Jumat (4/7/2025). Dalam sambutannya, Rektor menekankan bahwa Kuliah Kerja Nyata (KKN) bukan sekadar rutinitas akademik, tetapi wujud nyata implementasi keilmuan sekaligus pengabdian sosial.

“KKN ini seperti wisata akademik. Kalian akan menghimpun pengalaman, mempraktikkan ilmu yang dipelajari di kampus, dan bersentuhan langsung dengan masyarakat,” ujarnya memberikan motivasi.

BACA JUGA:  Guru MI Arrahman Pajekko Siapkan Administrasi Jelang Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PPKM)

Tidak hanya berbagi ilmu, Rektor juga mendorong para mahasiswa agar mampu menyerap kearifan lokal di wilayah penempatan mereka.

“Cari apa yang bisa kita bawa pulang. Amati kearifan lokal, metode pemberdayaan, atau pola interaksi sosial yang bisa diterapkan di Bone. Jadikan ini sebagai simbiosis mutualisme,” tambahnya.

Ia pun berpesan agar mahasiswa menjaga nama baik almamater serta kesehatan diri di daerah yang memiliki perbedaan iklim dan budaya dengan Sulawesi Selatan.

Empat mahasiswa terpilih tersebut berasal dari tiga fakultas berbeda:

Mutminatul Afifah – Prodi Manajemen Pendidikan Islam

Mutmainnah – Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Andi Khairunnisa – Prodi Hukum Tata Negara

Afriliya Tri Putri – Prodi Ekonomi Syariah

BACA JUGA:  Pengawas Madrasah Wilayah IV Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bone Laksanakan workshop IKM

Acara pelepasan juga dihadiri oleh Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Dr. Aminullah, M.Pd.I.; Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat Syamsuariadi, S.Sos., M.Si.; Kepala Pusat Penelitian Dr. Musliamin, S.HI., M.Si., M.H.; serta Dekan FEBI Prof. Dr. Abdulahanaa, M.HI.

Syamsuariadi menegaskan, dari delapan kuota awal yang disediakan, hanya empat mahasiswa yang dinyatakan lolos seleksi karena memenuhi persyaratan teknis dan akademik.

“Rata-rata yang tidak lolos tidak aktif di organisasi, dan tak mampu menunjukkan portofolio kepenulisan yang sesuai dengan juknis KKN Nusantara. Kita perlu pastikan mereka punya kapasitas karena akan membawa nama IAIN Bone di tingkat nasional,” jelasnya.

Sementara itu, Dr. Aminullah mengungkapkan bahwa pelaksanaan KKN Nusantara tahun ini sempat diragukan karena kebijakan efisiensi anggaran. Namun, berkat inisiatif bersama para ketua LPPM se-Indonesia, program akhirnya tetap berjalan dengan skema mandiri.

BACA JUGA:  MTs Al Hidayah Bakke Ikut Memeriahkan Gerak Jalan Kerukunan Dalam Rangka Memperingati HAB Ke-78

“Kami mengusulkan agar mahasiswa tetap bisa mendaftar secara mandiri. Ternyata semua setuju, karena minat mahasiswa untuk KKN di luar daerah sangat tinggi,” tuturnya.

Meski demikian, IAIN Bone tetap menerapkan seleksi ketat untuk memastikan peserta yang berangkat benar-benar siap dan layak.

Peserta dijadwalkan bertolak ke Yogyakarta pada Ahad (6/7/2025) dan akan mengikuti seremoni pembukaan pada Senin (7/7/2025) di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Program KKN Nusantara diharapkan menjadi ruang belajar lintas budaya sekaligus pembuktian kontribusi nyata mahasiswa IAIN Bone dalam mewujudkan tridarma perguruan tinggi: pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. (Ag)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.