Fasilitas Jembatan Gantung Hanyut, Dipastikan Aktivitas Anak Sekolah dan Warga Terhambat

oleh -1,271 x dibaca

KAHU, TRIBUNBONEONLINE.COM– Tingginya intensitas hujan pada Sabtu pekan lalu yang merata di daerah Sulawesi – Selatan. Mengakibatkan beberapa fasilitas jembatan di Kabupaten Bone ambruk dan rusak parah, salah satu jembatan yang terletak di Desa Hulo, Kecamatan Kahu dimana jembatan tersebut merupakan akses penghubung yang mempertemukan antara Desa Cenranae, Biru dan Palakka ikut terputus, terseret arus banjir.

“ Jangki lewat disitu puang, tidak bisa dilewati jembatan puang hanyutki,” teriak Andi Ayu salah satu warga kepada awak media Tribun Bone Senin 7/7/2025.

Durasi hujan yang lama dan terbilang turun sangat deras pada Jumat petang lalu 5/7/2025 sampai dengan Sabtu Pagi. Membuat volume air dengan cepat meningkat, menyebabkan aliran sungai di Desa Hulo meluap dan merendam persawahan warga bahkan terdapat satu titik di Desa Hulo tepatnya di Dusun satu, merupakan akses jalan poros Makassar – Sinjai juga terendam banjir dan sulit untuk dilewati kendaraan.

BACA JUGA:  UPT SD Negeri 208 Samaelo Gelar Semarak Kemerdekaan HUT ke-80 RI

Lebih lanjut awak media, mendalami kronologi hanyutnya jembatan gantung di Desa Hulo yang merupakan fasilitas anak – anak sekolah di Dusun Empat Bola Tellue untuk mengakses sekolahnya serta jalan alternatif bagi warga Desa di Kecamatan Kahu.

Andi Ayu dengan nada pesimis berbicara, kalau jembatan tersebut kerap kali mengalami kerusakan.

“Tahun 2015 dulu anak – anak sekolah kasian kalau mau kesekolah lewat tali sling bekas jembatan rusak yang masih tersisa, tapi ini belum, karena masih libur tapi kalau sekolah mi, pasti kondisi sepuluh tahun kemarin kembali terjadi, dan warga yang beraktifitas sebagai petani kalau ingin ke seberang mesti menurungi sungai dan memanjat tebing, untuk sampai kesawah atau ternaknya, juga warga Desa Cenranae, Palakka dan Biru yang menaiki motor ke Desa Hulo mesti putar arah dulu dari Palattae agar sampai ke Desa Hulo dan Paccing,” katanya.

BACA JUGA:  PPS Desa Kalero Buka Pendaftaran Calon Anggota KPPS

Lebih Lanjut Andi Ayu Sosok ibu muda anak satu ini berharap kalau pihak pemerintah dengan cepat bergerak mengurusi dan membangun kembali kondisi jembatan yang telah rusak.

”Mengingat sekarang belum menghambat aktifitas anak – anak sekolah karena masih libur, tapi bagaimana mi kalau sekolahki, kalau pale diperbaiki mending langsung yang bagus jembatan permanen kayak beton, supaya tidak mudahmi rusak dan hanyut saat ada banjir,” harap Andi Ayu.

Tahun 2015 lalu jembatan tersebut diperbaiki oleh pemerintah daerah Kabupaten Bone bekerjasama dengan pihak Koramil Kahu dengan anggaran ditanggung Pemerintah Kabupaten Bone.

BACA JUGA:  Bersinergi, APDESI Bone Bersama Pemerintah Kecamatan Kajuara Siap Sukseskan Perayaan HUT Ke-79 RI

Ditempat terpisah Serda Kamal personil Babinsa, Koramil Kahu mengatakan pihaknya siap membantu. “Apabila ada upaya pemerintah Kabupaten Bone untuk memperbaiki Fasilitas Jembatan gantung yang hanyut di Desa Hulo tahun ini. Kalau memiliki surat tembusan yang masuk ke Koramil Kahu, tentunya kita semua personil siap terlibat membantu, karena berbicara akses jembatan rusak merupakan musibah selain itu juga jembatan merupakan fasilitas masyarakat banyak,” tegasnya. (Affandy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.