Vanya Maharani: Inspirasi dari Desa Kading yang Berprestasi di Kancah Nasional

oleh -546 x dibaca

BAREBBO, TRIBUNBONEONLINE.COM–Vanya Maharani, lahir di Desa Kading pada 6 Mei 2013, adalah murid i kelas 6 SD Inpres 6/75 Kading yang telah mengharumkan nama desanya melalui prestasi gemilang di bidang pencak silat. Putri dari Bapak Muh Nur Azikin dan Ibu Asniar ini menunjukkan kecintaannya pada pencak silat sejak usia dini, tepatnya saat ia duduk di bangku kelas 3 SD. Dengan dukungan penuh dari orang tua dan pihak sekolah, Vanya mendalami seni bela diri warisan budaya Indonesia ini di bawah naungan IPSI (Ikatan Persatuan Pencak Silat Indonesia) dan dibimbing oleh pelatih Nurmalasari.

BACA JUGA:  Tim PKM-PM Duo Bio UNIM Bone Lakukan Pelatihan Mengenai Pembuatan Pupuk Organik, Bahan Dasar Limbah Sekam padi dan Bonggol Pisang kombinasi daun Gamal pada Kelompok Karang Taruna Desa Tappale 

Perjalanan Vanya dalam dunia pencak silat bukanlah hal yang mudah. Namun dengan kerja keras, ketekunan, serta motivasi tinggi, ia berhasil mengukir prestasi demi prestasi. Beberapa pencapaian gemilang Vanya di antaranya adalah meraih medali emas di O2SN tingkat Kabupaten Bone, serta kemenangan dalam ajang pencak silat di Pare-Pare dan Sulawesi Selatan. Puncaknya, ia berhasil mengukuhkan diri sebagai juara di tingkat nasional, membawa pulang medali emas yang menjadi kebanggaan bagi keluarganya, sekolah, dan daerahnya.

Pada 1 Oktober 2024 lalu, Kapolsek Barebbo Iptu Dodie Ramaputra, S.H., M.H., bersama jajarannya melakukan kunjungan ke SD Inpres 6/75 Kading untuk memberikan apresiasi langsung kepada Vanya. Kunjungan ini disambut dengan hangat oleh Kepala UPT SDI 6/75 Kading, Babs S. Pd, dan keluarga Vanya. Mereka mengucapkan terima kasih atas perhatian serta dukungan moral yang diberikan oleh pihak Polsek Barebbo.

BACA JUGA:  Pengawas Madrasah Monitoring Pelaksanaan Asesmen Madrasah di MI Arrahman Pajekko 

Vanya, yang bercita-cita menjadi seorang Polwan, adalah contoh nyata bahwa dengan dukungan, kerja keras, dan semangat, mimpi besar dapat diraih. Prestasinya di dunia pencak silat tidak hanya menjadi kebanggaan bagi dirinya, tetapi juga menjadi inspirasi bagi teman-temannya dan generasi muda lainnya untuk terus mengejar cita-cita dan melestarikan budaya Indonesia.

Semoga pencapaian Vanya dapat memotivasi lebih banyak anak muda untuk berprestasi dan membawa kebanggaan bagi daerah mereka. (Tamzil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.