BAREBBO, TRIBUNBONEONLINE.COM–Suasana haru menyelimuti keluarga besar MI Arrahman Pajekko Kecamatan Barebbo Kabupaten Bone setelah salah seorang guru terbaiknya, Surianti, S.Pd.I, meninggal dunia pada Selasa, 10 Maret 2026. Almarhumah wafat setelah beberapa waktu menjalani perawatan karena sakit.
Sebagai bentuk penghormatan dan doa, para murid MI Arrahman Pajekko bersama para guru melaksanakan doa bersama. Para murid dengan khusyuk memanjatkan doa agar almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Kepala MI Arrahman Pajekko, Muh. Said, S.Pd.I, menyampaikan rasa duka yang mendalam atas kepergian almarhumah. Ia mengatakan bahwa Surianti merupakan sosok guru yang berdedikasi tinggi dalam mendidik para murid.
“Almarhumah adalah guru yang sangat baik, penuh kesabaran, dan memiliki komitmen besar dalam mendidik murid -murid di madrasah ini. Kami semua sangat kehilangan. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah beliau dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya,” ungkapnya, Kamis (12/03/26).
Ia juga mengajak seluruh keluarga besar madrasah untuk terus mendoakan almarhumah agar mendapatkan ampunan dan rahmat dari Allah SWT.
Kegiatan doa bersama yang diikuti para murid berlangsung dengan penuh khidmat. Para murid terlihat khusyuk memanjatkan doa sebagai ungkapan terima kasih dan penghormatan terakhir kepada guru yang selama ini telah membimbing mereka.
Kepergian Surianti, S.Pd.I menjadi duka mendalam bagi keluarga besar MI Arrahman Pajekko. Namun kenangan akan pengabdian dan jasa beliau dalam dunia pendidikan akan selalu dikenang oleh para siswa dan rekan sejawatnya. (Tamzil)






