Ketua PGRI Purnabakti Bone Manfaatkan Terapi Air Laut Bajoe untuk Kesehatan dan Silaturahmi, Ikhtiar Sehat dan Kebersamaan di Dermaga Bajoe

oleh -474 x dibaca

BAJOE, TRIBUNBONEONLINE.COM–Sejak resmi dilantik sebagai Ketua PGRI Cabang Khusus Purnabakti Kabupaten Bone, Hj. Andi Syamsiar Halid, S.Sos., M.Si., terus menunjukkan kiprah aktif tidak hanya dalam kegiatan organisasi, tetapi juga dalam menjaga kesehatan dan mempererat silaturahmi melalui terapi air laut di Dermaga Pelabuhan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur.

Tokoh perempuan pendidikan yang akrab disapa Petta Chya ini tampak kompak bersama para purnabakti jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Bone, mulai dari guru, kepala sekolah, pengawas sekolah, hingga pensiunan pejabat Disdik lainnya. Aktivitas tersebut dilakukan di sela waktu senggang sebagai bagian dari upaya menjaga kebugaran jasmani sekaligus membangun kebersamaan.

Dermaga Pelabuhan Bajoe sendiri dikenal sebagai salah satu lokasi favorit masyarakat Bone untuk melakukan terapi air laut. Setiap hari, terutama dari awal hingga akhir pekan, ratusan warga berbondong-bondong datang untuk berendam di laut yang diyakini memiliki berbagai manfaat kesehatan.

BACA JUGA:  Jumat Berkah, Satlantas Polres Bone Berbagi Sembako Ke SMP Al - Araf Bone

Hj. Andi Syamsiar Halid mengungkapkan bahwa terapi air laut yang dijalaninya memberikan dampak positif bagi kondisi kesehatannya.

“Saya melakukan terapi laut ini karena mengalami saraf terjepit pada bagian kaki. Selain menyehatkan, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi,” ujarnya usai berendam.

Perempuan yang juga merupakan adik kandung tokoh nasional Nurdin Halid tersebut menilai terapi air laut sebagai metode alami yang bermanfaat dan mudah diakses oleh masyarakat.

Fenomena terapi laut di Dermaga Bajoe bukanlah hal baru. Selama beberapa tahun terakhir, kawasan ini rutin dipadati warga dari berbagai kalangan, termasuk pejabat daerah. Bahkan, Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman dan mantan Bupati Bone H. Andi Fahsar M. Padjalangi, yang pernah meresmikan Komunitas Terapi Laut Bajoe pada Minggu, 26 Maret 2017, kini kembali secara rutin melakukan terapi dengan berendam di laut.

BACA JUGA:  Ikatan Mahasiswa Wija To Amali UNIM Bone Menggelar Ramah Tama dan Pengukuhan Anggota Muda di Bunnir Cafe

Menurutnya, terapi air laut memberikan banyak manfaat bagi kesehatan fisik dan mental.

Sejarah terapi laut Bajoe bermula dari kebiasaan mantan Wakil Bupati Bone H. Ambo Dalle yang rutin berendam setiap subuh hingga pagi hari. Saat itu, ia tengah menjalani pemulihan dari penyakit komplikasi seperti asam urat, diabetes, dan hipertensi, atas saran dokter yang menilai terapi air laut dapat membantu proses penyembuhan.

Selain untuk terapi kesehatan, masyarakat juga memanfaatkan kawasan Dermaga Bajoe sebagai sarana olahraga, rekreasi, dan penyegaran pikiran. Hal ini terlihat dari beragam aktivitas warga, mulai dari berenang bebas, menggunakan pelampung, ban, jerigen hingga memanfaatkan tali yang dibentangkan di area laut untuk mengapung.

BACA JUGA:  Pembinaan Administrasi LPJ BOP Reguler & BOP Kinerja 

Pantauan di lokasi menunjukkan suasana yang penuh keakraban dan kebersamaan, mencerminkan semangat hidup sehat dan gotong royong yang tumbuh di tengah masyarakat Bone.

Kegiatan terapi air laut ini menjadi contoh inspiratif bagaimana upaya menjaga kesehatan dapat dilakukan secara alami, murah, dan sekaligus mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat. (Sugi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.