#Aset dan SHU Terus Meningkat
WATAMPONE, TRIBUNBONEONLINE.COM–Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) SENADA Kecamatan Barebbo Kabupaten Bone kembali mencatatkan prestasi gemilang. Kali ini, KPRI SENADA memperoleh penghargaan dari Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bone atas pencapaian dan kontribusinya dalam mendukung kesejahteraan anggota serta perkembangan koperasi di wilayah tersebut.
Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bone, Hamzah Sunusi, S.Sos., M.Si., pada pembukaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-44 Tahun Buku 2025 yang digelar di Aula SMK Negeri 7 Bone, pada Ahad (18/1/2026).
Ketua KPRI SENADA, Drs. Abdul Halid, MM, dalam kata pengantarnya mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran seluruh anggota serta suksesnya penyelenggaraan RAT yang menjadi ajang evaluasi dan perencanaan masa depan koperasi. Selain itu, Abdul Halid juga memaparkan laporan perkembangan KPRI SENADA selama tahun 2025, di antaranya sebagai berikut:
-Jumlah anggota : 323 orang,
– Modal sendiri : Simpanan Pokok: Rp 32.300.000, Simpanan Wajib: Rp 3.854.237.000, Cadangan: Rp 673.126.577, Total: Rp 4.559.663.557, Perolehan jasa : Rp 723.343.000, Biaya/ongkos : Rp 183.813.445 serta Sisa Hasil Usaha (SHU) : Rp 539.529.555.
Dalam kesempatan tersebut, Abdul Halid menyatakan, “Alhamdulillah, dalam tiga tahun terakhir, koperasi ini semakin berkembang dan kami berharap agar pencapaian ini membawa manfaat lebih besar bagi seluruh anggota di masa depan,” harapnya.
Sekretaris PKPRI Kabupaten Bone, Muhammad Yunus, S.Pd, menyampaikan apresiasi atas eksistensi KPRI SENADA yang telah bangkit setelah sebelumnya sempat vakum. Ia menilai, keberhasilan pengelolaan dana sebesar lebih dari 5 miliar rupiah oleh KPRI SENADA merupakan pencapaian yang sangat luar biasa dan memberi dampak positif bagi kesejahteraan anggota.
“Saya sangat salut dengan prestasi yang telah diraih. Semoga koperasi ini terus berkembang dan memberikan manfaat bagi anggotanya,” ujarnya.
Ketua Dekopinda Kabupaten Bone, Drs. Andi Aswar, M.Si, dalam sambutannya juga memberikan dukungan penuh terhadap KPRI SENADA. Menurutnya, RAT adalah kewajiban yang harus dilaksanakan, dan berdasarkan laporan tersebut, KPRI SENADA telah menunjukkan kinerja yang sangat baik, terbukti dengan aset yang telah mencapai lebih dari 5 miliar rupiah.
“Saya berharap KPRI SENADA akan terus berkembang, mengingat pentingnya peran koperasi dalam meningkatkan perekonomian masyarakat,” tegasnya.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bone, Hamzah Sunusi, S.Sos., M.Si, turut memberikan apresiasi kepada pengurus dan dewan pengawas KPRI SENADA atas pelaksanaan RAT ke-44 yang berjalan lancar. Ia berharap, KPRI SENADA dapat memperluas kerjasama dengan Koperasi Merah Putih, yang sedang mengembangkan berbagai jenis usaha di sektor sembako, pupuk, elpiji, apotik, klinik, dan gudang.
“Harapan kami, KPRI SENADA dapat membantu Koperasi Merah Putih dengan keahlian yang ada, untuk membangun dan mengembangkan koperasi di berbagai sektor usaha,” ujar Hamzah.
Selain pembukaan RAT, acara tersebut juga dilanjutkan dengan pemilihan dan pelantikan pengurus serta dewan pengawas KPRI SENADA untuk periode 2026-2028. Adapun susunan pengurus yang terpilih adalah sebagai berikut:
Ketua : Drs. Abdul Halid, MM, Wakil Ketua : Alimuddin, S.Pd, Sekretaris**: Muh. Nasir, S.Pd, Bendahara : Drs. Sujani, MM, Dewan Pengawas : Drs. A. Rahman, M.Si, Dra. Hj. Sohrah, MM, Andi Muhaemin, S.Pd, MM.
Dengan terpilihnya pengurus baru ini, KPRI SENADA diharapkan dapat terus membawa anggotanya ke arah yang lebih baik dan berkembang lebih pesat di masa mendatang.
Pencapaian yang diraih KPRI SENADA dalam tahun 2025 ini merupakan bukti bahwa koperasi dapat tumbuh dan berkembang jika dikelola dengan baik. Melalui kerjasama yang solid antar anggota dan dukungan penuh dari pemerintah, KPRI SENADA kini semakin siap untuk menyongsong tantangan dan peluang di masa depan.
Sebagai salah satu koperasi yang terus menunjukkan perkembangan signifikan, KPRI SENADA menjadi contoh positif bagi koperasi lainnya di Kabupaten Bone, dan tentu saja, menjadi pendorong motivasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus mengembangkan sektor koperasi yang bermanfaat bagi kesejahteraan bersama. (Sugi)







