AWANGPONE, TRIBUNBONEONLINE.COM– Brigade Pangan Mahardika Desa Cakke Bone menggelar kegiatan Tudang Sipulung sebagai forum silaturahmi dan koordinasi penguatan ketahanan pangan, Rabu (14/1/2026). Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Desa Cakke Bone, Kecamatan Awangpone, sekitar pukul 11.05 Wita.
Kegiatan Tudang Sipulung ini dibuka langsung oleh Kepala Desa Cakke Bone, Ummi Kalsum, SH. Forum tersebut menjadi wadah diskusi bersama dalam rangka optimalisasi pengelolaan sektor pertanian serta penguatan peran Brigade Pangan dan kelompok tani di Desa Cakke Bone.
Pelaksanaan kegiatan berjalan tertib dan lancar, diisi dengan diskusi yang membahas sinergi lintas sektor antara pemerintah desa, aparat keamanan, penyuluh pertanian, serta kelompok tani guna mendukung program pertanian berkelanjutan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolsek Awangpone Ipda Syamsul, S.PdI mewakili Kapolsek Awangpone, Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Awangpone Mulyadi, SP, Babinsa Desa Cakke Bone Peltu Amran, serta Bhabinkamtibmas Aiptu Irfan. Turut hadir Manajer Brigade Pangan Desa Cakke Bone A. Agiel Lubis, SH beserta seluruh anggota brigade, perangkat desa, para ketua kelompok tani, dan anggota kelompok tani.
Dalam forum ini dibahas pengelolaan alat dan mesin pertanian (alsintan) yang dimiliki Brigade Pangan Desa Cakke Bone sebagai sarana pendukung peningkatan produktivitas pertanian. Alsintan yang tersedia meliputi satu unit combine harvester, satu unit traktor roda empat (jonder), dua unit traktor roda dua, dua unit rotavator, dua unit transplanter, dua unit pompa air 6 inch, serta satu unit rotary.
Keberadaan alsintan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh kelompok tani dengan sistem pengelolaan yang tertib, transparan, dan bertanggung jawab. Dengan pengelolaan yang baik, alsintan diharapkan mampu meningkatkan efisiensi kerja petani, mempercepat proses tanam dan panen, serta meningkatkan hasil produksi pertanian di Desa Cakke Bone.
Kapolsek Awangpone Polres Bone, AKP Supriyadi, S.Sos. M. Si, berharap kegiatan Tudang Sipulung ini dapat semakin memperkuat koordinasi antara pemerintah desa, aparat keamanan, penyuluh pertanian, dan kelompok tani. Ia juga menekankan pentingnya menjaga keamanan, kebersamaan, serta pemanfaatan alsintan secara tepat guna demi terwujudnya ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. (Red/Tamzil)







