Jelang Pilkada, Masyarakat Ponre Tidak Inginkan Janji Palsu

oleh -553 x dibaca
Ilustrasi.

PONRE, TRIBUNBONEONLINE.COM–Beberapa bulan lagi pesta demokrasi kembali akan digelar, Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024.

Saat ini beberapa tokoh politik yang akan rencananya akan bertarung Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel serta Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Bone sudah melakukan sosialisasi melalui media sosial baik cetak, online dan juga melalui baleho yang sudah terpasang dibeberapa titik yang dianggap strategis dilihat oleh masyarakat di Kabupaten Bone termasuk di Kecamatan Ponre.

Dari sejumlah baleho yang terpasang tersebut dilengkapi dengan tagline masing-masing. Dimana tagline dari Bakal Calon, tentu sebagai ajang sosialisasi diri masing-masing.

BACA JUGA:  Polsek Barebbo dan Bhayangkari Cabang Bone Gelar Bakti Sosial di Masjid Nurul Iman Dalam Rangka HUT ke-79 Bhayangkara

“Dengan melihat dari sejumlah baleho para bakal calon semuanya akan menjadikan daerah kita cintai ini untuk lebih baik lagi kedepannya,” kata Agu.

Namun, katanya lagi, tidak membutuhkan sebuah hanya tulisan saja yang seakan-akan memperjuangkan kepentingan masyarakat. “Tentu kita mau bukanhanya sekedar kata-kata saja tapi harus direalisasikan jika diberikan amanah,” pungkasnya, Selasa 4 Juni 2024.

Sementara salah seorang tokoh masyarakat Ponre, Ridwan menyampaikan jelang Pilkada tahun ini agar masyarakat yang sebagian pemilih tidak tergiur para bakal calon.

“Jangan tergiur janji-janji manis dari Calon nantinya. Kita bisa melihat saat ini Ponre itu butuh pembangunan Infrastruktur jalan, dan jembatan. Dan ini bukan hanya di daerah-daerah, bahkan di wilayah Ibu Kota Kecamatan Ponre jalannya butuh perhatian,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Kapolres Bone Jadi Narasumber Program RRI Dalam Program Radio Luar Studio

“Dengan kondisi seperti itu, dapat memperhambat perputaran ekonomi masyarakat, karena kita ini sebagian besar petani jika jalan jelek tentu perputaran ekonomi tidak lancar juga. Selain perputakaran ekonomi tidak lancar juga mengganggu perjalanan bagi anak-anak sekolah dan pendidik karena membahayakan,” sambungnya.

Lanjut Ridwan, Politik itu identik dengan janji untuk mendapatkan hati masyarakat agar dapat memilihnya. Akan tetapi, perlu dipahami betul bagaimana sosok calon itu.

“Karena yang namanya politik tentu identik dengan janji dari para bakal calon yang ingin mendapatkan simpatisan dari masyarakat.

BACA JUGA:  Polantas Bone Beri Layanan Prima dan Humanis Bagi Pemohon SIM

Maka dari itu saya mengajak kepada semua lapisan masyarakat khususnya Kecamatan Ponre baik tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda agar nantinya pemilihan gubernur dan pemilihan bupati pilihlah calon pemimpin yang memiliki integritas, merakyat dan memiliki pemahaman tata kelolah pemerintahan yang sebenarya. Jangan pilih yang hanya pintar omong kosong saja karena masyarakat tidak perlu retorika akan tetapi yang diharapkan adalan seorang pemimpin kurang bicara tapi banyak kerja serta memiliki kebijakan untuk kesejahteraan masyarakat,” pintanya. (AR.7)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.