PONRE, TRIBUNBONEONLINE.COM–Beberapa bulan lagi pesta demokrasi kembali akan digelar, Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024.
Saat ini beberapa tokoh politik yang akan rencananya akan bertarung Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel serta Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Bone sudah melakukan sosialisasi melalui media sosial baik cetak, online dan juga melalui baleho yang sudah terpasang dibeberapa titik yang dianggap strategis dilihat oleh masyarakat di Kabupaten Bone termasuk di Kecamatan Ponre.
Dari sejumlah baleho yang terpasang tersebut dilengkapi dengan tagline masing-masing. Dimana tagline dari Bakal Calon, tentu sebagai ajang sosialisasi diri masing-masing.
“Dengan melihat dari sejumlah baleho para bakal calon semuanya akan menjadikan daerah kita cintai ini untuk lebih baik lagi kedepannya,” kata Agu.
Namun, katanya lagi, tidak membutuhkan sebuah hanya tulisan saja yang seakan-akan memperjuangkan kepentingan masyarakat. “Tentu kita mau bukanhanya sekedar kata-kata saja tapi harus direalisasikan jika diberikan amanah,” pungkasnya, Selasa 4 Juni 2024.
Sementara salah seorang tokoh masyarakat Ponre, Ridwan menyampaikan jelang Pilkada tahun ini agar masyarakat yang sebagian pemilih tidak tergiur para bakal calon.
“Jangan tergiur janji-janji manis dari Calon nantinya. Kita bisa melihat saat ini Ponre itu butuh pembangunan Infrastruktur jalan, dan jembatan. Dan ini bukan hanya di daerah-daerah, bahkan di wilayah Ibu Kota Kecamatan Ponre jalannya butuh perhatian,” ungkapnya.
“Dengan kondisi seperti itu, dapat memperhambat perputaran ekonomi masyarakat, karena kita ini sebagian besar petani jika jalan jelek tentu perputaran ekonomi tidak lancar juga. Selain perputakaran ekonomi tidak lancar juga mengganggu perjalanan bagi anak-anak sekolah dan pendidik karena membahayakan,” sambungnya.
Lanjut Ridwan, Politik itu identik dengan janji untuk mendapatkan hati masyarakat agar dapat memilihnya. Akan tetapi, perlu dipahami betul bagaimana sosok calon itu.
“Karena yang namanya politik tentu identik dengan janji dari para bakal calon yang ingin mendapatkan simpatisan dari masyarakat.
Maka dari itu saya mengajak kepada semua lapisan masyarakat khususnya Kecamatan Ponre baik tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda agar nantinya pemilihan gubernur dan pemilihan bupati pilihlah calon pemimpin yang memiliki integritas, merakyat dan memiliki pemahaman tata kelolah pemerintahan yang sebenarya. Jangan pilih yang hanya pintar omong kosong saja karena masyarakat tidak perlu retorika akan tetapi yang diharapkan adalan seorang pemimpin kurang bicara tapi banyak kerja serta memiliki kebijakan untuk kesejahteraan masyarakat,” pintanya. (AR.7)