Pelepasan Purna Tugas Guru UPT SD Inpres 12/79 Wollangi

oleh -1,179 x dibaca

BAREBBO, TRIBUNBONEONLINE.COM–Acara pelepasan purna tugas guru UPT SD Inpres 12/79 Wollangi diselenggarakan dan dikemas dengan sederhana namun penuh haru . Kegiatan yang dilaksanakan Sabtu, 23 Desember 2023, diikuti oleh unsur komite, kepala sekolah, jajaran guru serta orang tua murid.

Kepala UPT SD Inpres 12/79 Wollangi Andi Nadiati S. Pd menyampaikan ucapan terima kasih, selamat memasuki masa purna bhakti/pensiun kepada bapak Ridwan, S. Pd semoga masa pensiun bisa dinikmati bersama keluarga dengan bahagia.

“Masa pensiun bukan akhir dari tugas, pengabdian tidak berhenti hanya karena kita memasuki purna tugas, setelah kita memasuki masa pensiun semangat dan optimisme harus tetap menyala. Justru masa pensiun akan dimulainya pengabdian kepada masyarakat yang sesungguhnya dalam semua rangkaian kehidupan”, imbuh Andi Nadiati S. Pd.

BACA JUGA:  Alumni SMP 1 Barebbo Lulus Beasiswa Pasca Universitas Pertahanan

Perwakilan guru UPT SD Inpres 12/79 Wollangi, menyampaikan banyak terima kasih kepada bapak Ridwan, S. Pd atas semua pengabdian sebagai guru yang tak kenal lelah, selalu sabar dan penuh kasih sayang dalam mendidik, menemani, mendampingi murid – murid UPT SD Inpres 12/79 Wollangi. “Semoga semua aktifitas guru selama ini, dan semua ilmu yang diajarkan kepada murid-murid, termasuk sedekah beramal dengan ilmu, menjadi ilmu yang bermanfaat berkah dunia akhirat bersama Ridlo Allah SWT”, ungkap Fitriah. HS,S. Pd.

Ridwan, S. Pd menyampaikan ucapan terima kasih setinggi-tingginya kepada keluarga besar UPT SD Inpres 12/79 Wollangi . “Saya mohon pamit, mohon di maafkan semua khilaf salah selama ini, dan berharap UPT SD Inpres 12/79 Wollangi dibawah guru-guru muda yang energik bisa mengantarkan murid -muridnya untuk menorehkan banyak prestasi, lebih-lebih dibawah kepempimpinan kepala sekolah yang sangat visioner seperti Andi Nadiati S. Pd”, imbuh Ridwan, S. Pd.

BACA JUGA:  Semangat Baru Menggema MIN 8 Bone Sambut 85 Murid Baru

Kegiatan ditutup dengan pemberian tanda mata dan salam peluk dari guru-guru serta murid -murid yang akan ditinggalkan rekan kerja yang telah bekerja bersama dengan tulus berpuluh-puluh tahun tersebut. Setiap perpisahan selalu berawal dari pertemuan dan diakhiri dengan kenangan dan terus saling do’a mendo’akan.(Tamzil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.