Awal Agustus, Penjual Bendera di Pinggir Jalan Masih Sepi

oleh -95 x dibaca

WATAMPONE, TRIBUNBONEONLINE.COM– Sudah berjualan sejak 31 Juli hingga 3 Agustus sejumlah penjual bendera merah putih dan umbul-umbul yang berada di beberapa titik di Kota Watampone mengaku masih sepi pembeli.

Hal tersebut dikatakan oleh salah satu penjual bendera yang nongkrong di pinggir jalan Besse kajuara bernama Iyep. Saat ditemui Iyep mengatakan bahwa sampai hari ini jualannya belum ada yang laku.

“Ini masih sepi sekali mas, ini saya sudah 4 hari jualan belum ada yang laku, padahal dia mulai jualan dari pukul 08:00 hingga pukul 17:30 wita,” kata Iyep.

BACA JUGA:  Menjelang Bulan Puasa, Harga Pangan Relatif Stabil di Desa Parippung

Lebih jauh dia menjelaskan bahwa kondisi ini sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, tahun lalu ketika sudah memasuki tanggal baru, dia sudah berhasil menjual beberapa bendera dan juga umbul-umbul, tapi kali ini masih sepi.”Mungkin tanggal 10an ke atas baru ramai,” singkatnya

Iyep mengaku bahwa bendera yang dia jual ini diambil langsung dari Bandung, Harga perlembarnya itu bervariatif tergantung dari ukurannya, harganya mulai dari Rp 25 ribu hingga Rp.50 ribu per bendera.

“Kalau untuk bendera umbul-umbul satu pasang itu harganya Rp.70.000 kalau ambil partai itu Rp. 500 ribu isinya 20 lembar, semoga beberapa hari kedepan sudah ramai lah,” tambah Iyep.

BACA JUGA:  Bank Mandiri KC Watampone Gelar Auto dan Property Expo-MAPEX

Dari hasil pantauan di sejumlah titik di Kabupaten Bone, memang masih terlihat sangat sepi bendera merah putih terpasang di pinggir-pinggir jalan termasuk depan pusat-pusat pertokoan, bukan hanya itu sejumlah perkantoran juga masih ada yang terlihat belum memasang umbul-umbul atau bendera merah putih.(Choys)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.