Delapan Poin Penting Disampaikan Danyon Brimob Bone Pada Upacara Hari Kesadaran Nasional

oleh -28 x dibaca

WATAMPONE, TRIBUNBONEONLINE.COM — Sat Brimob Polda Sulsel Batalyon C Pelopor menggelar Upacara Bendera Hari Kesadaran Nasional di Lapangan Apel Mako Batalyon C Pelopor, Jalan M.H. Thamrin No. 70 Kelurahan Ta’, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, Senin (19/12/2022).

Upacara bendera yang rutin dilaksanakan tersebut dihelat personel Brimob Bone sebagai bentuk penghargaan kepada para pahlawan yang telah gugur memperjuangkan kemerdekaan Negara Republik Indonesia dan sebagai sarana untuk membangun semangat Nasionalisme kepada anggota Brimob Polri khususnya personel Batalyon C Pelopor.

Dalam upacara yang dipimpin Komandan Batalyon (Danyon) C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan, tersebut, diikuti para Pasi dan Danki serta personel jajaran Batalyon C Pelopor.

Dalam amanatnya selaku Inspektur upacara, Kompol Nur Ichsan menyampaikan bahwa akhir-akhir ini cuaca cukup ekstrim di berbagai wilayah
Indonesia terkhusus wilayah back up Batalyon C Pelopor seperti
hujan di sertai angin kencang yang berpotensi menimbulkan
banjir dan pohon-pohon tumbang yang membahayakan serta
merugikan masyarakat.

BACA JUGA:  Miris, Kondisi Bangunan SDN 121 Wellulang

“Maka dari itu diharapkan kesiapan
anggota baik dari fisik dan mental serta peralatan guna mengantisipasi sewaktu-waktu terjadi bencana dapat segera turun di lapangan untuk membantu masyarakat yang tertimpa musibah,” papar Danyon Ichsan.

Pada kesempatan itu, Danyon yang bergelar Magister Sains menuturkan, tidak lama lagi akan dilaksanakan pengamanan Natal dan
tahun baru. Oleh karena itu, setiap personel diperintahkan untuk
membangun kerja sama yang baik dengan TNI maupun kewilayahan
serta menghilangkan ego sektoral. Untuk melaksanakan tugas mulia pengamanan Natal dan tahun baru, terdapat beberapa penekanan yang perlu dipahami seluruh personel Batalyon C Pelopor.

BACA JUGA:  Dewan Adat Bone Mengawali Penyusunan Buku Dengan Tudang Sipulung

“Pertama, siapkan fisik dan mental dengan landasan komitmen
moral dan disiplin kerja yang tinggi. Kedua, tunjukan sikap dan tindakan yang humanis dan simpatik pada masyarakat sehingga akan semakin menunjukkan jati diri
Polri sebagai sosok pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat,” jelas Danyon Ichsan.

“Ketiga, bangun kerja sama dengan unsur TNI dan stakeholder
lainnya serta
hilangkan ego sektoral.
Keempat, optimalkan intelijen sebagai garda terdepan untuk
mengetahui setiap potensi kerawanan yang mungkin terjadi serta
dinamika yang berkembang, dan lakukan langkah-langkah
antisipasi demi mencegah timbulnya gangguan kamtibmas,” tambahnya.

BACA JUGA:  Penumpang Fery Bayar Nontunai

Masih kata Danyon yang beken dengan istilah”Tindizzz”, kelima, lakukan pengamanan terhadap wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi baik itu gangguan kamtibmas maupun menjadi sasaran aksi terorisme, serta laksanakan penegakan hukum secara tegas dan dinamis.

“Keenam, tingkatkan kewaspadaan dan lakukan monitoring
perkembangan situasi secara terus menerus terhadap adanya
upaya gangguan kamtibmas. Ketujuh, hindari penyimpangan dan pelanggaran sekecil apapun yang dapat merusak citra dan nama baik institusi, dan hindari tindakan yang dapat menimbulkan kebencian dan berdampak pada
menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. Kedelapan, jaga keselamatan diri petugas baik dari ancaman gangguan keamanan, lalu lintas dan terorisme,” kunci Danyon Ichsan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.