UNIM Bone Sukses Kantongi Medali Perak pada PIMNAS 35

oleh -102 x dibaca

WATAMPONE, TRIBUNBONEONLINE.COM–Perhelatan Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-35 di Universitas Muhammadiyah Malang (30 November sampai 4 Desember 2022) berakhir dengan kebahagiaan untuk Universitas Muhammadiyah (UNIM) Bone sebagai salah satu Universitas dari Bagian Timur Indonesia yang berhasil pula membawa pulang medali selain Universitas Hasanuddin dan Universitas Muhammadiyah Sorong.

Kebahagiaan ini dirasakan oleh peraih medali perak, Sartika Sari Dewi (Teknologi Pendidikan), Andi Ferina Herbourina Bonita (Pend. Bahasa Indonesia) dan Andi Rosdaliani (Pend. Matematika). “Saya bangga, sangat bangga karena tidak menyangka bisa meraih medali perak. Perjuangan yang kami lalui hingga ke tempat ini tidaklah mudah dan terbalaskan dengan adanya medali perak ini,” tutur Sartika sebagai ketua tim Mabbenteng.

BACA JUGA:  Meriah Jeda Semester SDN 222 Manajeng

“Kami berharap raih 3 medali dari poster dan presentasi, namun raihan ini belum tersampaikan. Insya allah dilain kesempatan sebab ajang PIMNAS tahun ini benar-benar terseleksi sangat ketat yang hanya mampu diikuti 97 PTN/PTS se-Indonesia dibandingkan tahun sebelumnya,” kata Dr.Andi Muh Irfan Taufan Asfar, M.T., M.Pd selaku Dosen Pembimbing, melalui rilis yang diterima.

Dari rilis yang diterima, PIMNAS 35 ini memiliki kejutan khusus sebab juara bertahan beberapa tahun perhelatan PIMNAS adalah Universitas Gadjah Mada berhasil digeser oleh Institut Pertanian Bogor sebagai juara umum. PIMNAS 35 ini pula memperlihatkan naiknya posisi UNIM Bone yang sebelumnya pada PIMNAS 34 berada pada posisi 34, namun tahun ini berada pada posisi 20 PTN/PTS peraih medali.

BACA JUGA:  SMP 1 Lamuru Laksanakan Kemah Blok

Hal ini menunjukkan bahwa kegigihan mahasiswa dan dosen pembimbing serta dukungan pihak Universitas termasuk Rektor Universitas Muhammadiyah Bone (Dr. H. M. Jafar, M.Pd) serta jajarannya sangat besar. Agar lebih meningkat dan hebat sangat dibutuhkan sinergitas seluruh civitas akademika untuk menunjukkan taring UNIM Bone melalui pembimbingan sistematis agar proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) semakin banyak lolos hingga berhasil masuk PIMNAS.

“Kita harus berkaca pada universitas-universitas besar mengenai cara mereka dalam melakukan perekrutan, pendampingan, karantina serta reward yang diberikan mahasiswa termasuk dukungan penuh pada setiap ajang atau lomba. Insya allah saya yakin tahun depan kami bisa bertemu lagi dengan putra-putri terbaik bangsa serta Dosen Pembimbing hebat dari seluruh Indonesia di perhelatan PIMNAS ke-36 di Universitas Padjajaran,” tambah Andi Irfan Taufan. (*/Irfan)

BACA JUGA:  Sukses, Penyerahan SK UNSIMA dan Pelantikan Rektor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.