Forkopimda Pantau Pilkades Serentak Gelombang Kedua 2022

oleh -211 x dibaca

WATAMPONE, TRIBUNBONEONLINE.COM–Forkopimda Kabupaten Bone memantau pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2022 pada Kamis (24/11/2022).

Pemantauan pelaksanaan Pilkades serentak yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah dibagi menjadi dua tim.

Bupati Bone, Andi Fahsar M Padjalangi dan jajaran OPD serta Danrem 141/TP, Dandim 1407 Bone, Wakapolres dan Danyon C Brimob Bone, yang bergabung di tim 1 dengan memantau sejumlah TPS di Kecamatan Awangpone, Dua Boccoe, Tellu Siattinge, Ajangale, Amali, Ulaweng dan Palakka.

Selain Bupati Bone bersama Forkopimda, Wakil Bupati Bone Drs. H. Ambo Dalle, MM bersama Danki 3 Yon C Pelopor AKP Safiruddin juga memantau pelaksanaan Pilkades Serentak Gelombang II di Wilayah Bone Selatan menuju Wilayah Bone Barat.

BACA JUGA:  Beri Semangat Untuk Anggota Yang Sedang Isoman, Batalyon C Pelopor Lakukan Hal Ini

Kecamatan yang dipantau Wakil Bupati Bone yakni Kecamata Barebbo, Cina, Mare, Tonra, Salomekko, Kahu, Libureng, Lappariaja dan Bengo.

A. Fahsar mengatakan, ada tiga tahapan yang telah dilalui, yakni tahapan penetapan calon dan daftar pemilih pada bulan Oktober, tahapan persiapan sejak dua hari lalu dan hari ini tahapan pemungutan suara.

Hari ini merupakan tahapan pemungutan suara yang dilakukan di 141 desa di Kab. Bone dan sudah dimulai sejak pukul 08.00 WITA. Bahkan TPS sudah dipersiapkan sejak pukul 06.00 WITA.

Pilkades gelombang kedua yang dilakukan serentak di 141 desa dari 24 kecamatan yang ada di Kabupaten Bone.

BACA JUGA:  Polres Bone Didatangi KPK, Ini Tujuannya

Bupati mengatakan, dari beberapa TPS yang disinggahi ia melihat situasi pelaksanaan Pilkades berjalan lancar dan tetap menerapkan prokes.

“Semoga tidak ada masyarakat yang golput. Setidaknya 90 persen warga ditargetkan menyuarakan hak pilihnya,” harap Fahsar.

Bupati Bone juga menyaksikan proses penghitungan suara di salah satu TPS di Dusun Lapompakke Desa Laponrong Kecamatan Amali.

“Jadi mudah mudahan nanti apapun hasilnya bisa dipahami dan itulah ketetapan yang terbaik bagi Desa Laponrong,” ujarnya.

Menurut Bupati, dalam Pilkades ini sangat disayangkan jika ada incumbent yang kalah. Kenapa sangat disayangkan karena selama enam tahun itu mereka membangun terus.

BACA JUGA:  Kukuhkan Empat Guru Besar, Rektor : IAIN Bone 'Panen' Professor

“Jika ia kalah, itu menandakan bahwa apa yang mereka bangun tidak sejalan dengan harapannya rakyat,” jelas Bupati.

Penulis : Ilo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.